Pesan


Kalaulah ada garis nasib kita akan bersinggungan, aku titip pesan untuk kau jaga terus dirimu sampai aku cukup berani menghadapi dua bola matamu nanti. 

Sembari langkah demi langkah ini terus ku ayun menuju hari takdir mempertemukan kita, aku akan terus menimbang dan memilah isi kepala sampai sempurna skenario percakapan antara kau dan aku, yang satunya adalah pengelana dan satunya adalah penjaga. 

Berkisahlah kau tentang perjalananmu menjelajahi waktu, menyinggahi setiap sudut di kota-kota kecil ujung dunia. Ceritakan setiap detilnya, tentang angin yang menusuk tulangmu pada malam-malam musim dingin, tentang hutan pinus, bukit-bukit dan lembah, dan tentang Sorbonne.

Comments

Popular Posts